Kepribadian DISC untuk Memimpin Tim dari Jarak Jauh

Kepribadian DISC

Artikel ini membahas mengenai tips memimpin kerja dari jarak jauh dengan mengoptimalkan kepribadian DISC.

Memimpin pekerja dari jarak jauh memiliki tantangan yang berbeda dengan memimpin pekerja di kantor. Jika di kantor terdapat kendala dengan para pekerja, kita sebagai pemimpin dapat langsung menyelesaikannya.

Selain itu, dari dekat kita bisa merasakan kehadiran orang lain, dan dapat meningkatkan kedekatan secara psikologis. Sayangnya kini kita memiliki kendala tersebut.

Misalnya ketika rapat online menggunakan aplikasi, kita bisa lebih sulit melihat kendala yang dihadapi para pekerja.

Mungkin saat rapat mereka mematikan layar, sehingga menimbulkan asumsi-asumsi bahwa mereka tidak memerhatikan rapat, atau sedang menghadapi kendala yang kita sebagai pemimpin sulit untuk membantu mereka.

Ada kalanya juga kita khawatir dengan jarak yang jauh ini tidak hanya membuat kesenjangan fisik, tapi juga secara psikologis. Hal tersebut ditakutkan dapat memengaruhi kinerja perusahaan.

Namun, sebagai pemimpin tim kita mesti memiliki strategi agar kendala-kendala tersebut dapat diatasi.

 

Tips Memimpin Jarak Jauh

Terdapat beberapa hal yang dapat pemimpin lakukan untuk para pekerjanya selama bekerja jarak jauh ini. Beberapa di antaranya adalah:

Mengelola hasil, bukan gaya

Setiap individu memiliki gaya bekerja masing-masing. Sebagai pemimpin kita hanya perlu memastikan kualitas pekerjaan mereka terlepas dari gayanya.

 

Mendorong kerja sama tim

Bekerja jarak jauh tidak jarang membuat pekerja merasa bekerja sendiri. Oleh karena itu, dorong anggota tim untuk saling bekerja sama, agar mendapatkan manfaat keterhubungan dan komunikasi antar sesama pekerja.

 

Menjadi inklusif dan beri apresiasi

Tidak jarang ketika terdapat kegiatan di luar kantor membuat para pekerjanya merasa tidak diikutsertakan. Misalnya kita kebetulan dapat menghadiri pelatihan, sedangkan karena kebijakan PPKM, para pekerja lainnya tidak dapat hadir. Kita dapat memberi mereka apresiasi dalam bentuk hadiah atau hasil pelatihan, agar mereka merasa dihargai.

 

Menyediakan teknologi yang tepat

Fasilitas kantor tidak selalu sama dengan fasilitas yang para pekerja miliki di rumah. Oleh sebab itu, sebagai pemimpin dalam tim, kita dapat berupaya untuk memberi mereka fasilitas yang serupa. Hal ini dilakukan agar kinerja mereka tetap efektif dan efisien.

 

Menyeimbangkan kehidupan pribadi dan kerja

Ada kalanya ketika bekerja jarak jauh mereka sambil mengurusi rumah yang terkadang mengalihkan perhatian. Oleh karena itu, kita dapat mengingatkan mereka agar bekerja secara seimbang, misalnya dengan meminta mereka mengatur jadwal khusus bekerja dan mengurusi rumah.

 

Berkomunikasi

Yang tidak kalah penting adalah komunikasi. Tentu jika bekerja di kantor komunikasi akan lebih mudah. Namun dengan adanya jarak, komunikasi yang dilakukan perlu lebih intens agar para pekerja tetap merasa terhubung.

Namun tentu saja, cara kita berkomunikasi terkadang tidak sesuai dengan semua anggota tim. Misalnya ada yang nyaman dengan gaya tegas, ada juga yang nyaman dengan gaya santai. Yang menjadi kendala, jika kita tidak mengenal gaya kepemimpinan, maka cara kita berkomunikasi akan terhambat.

Baca Juga: Membangun Growth Mindset antar Karyawan di Perusahaan

 

Gaya Memimpin Berdasarkan Kepribadian DISC

Berikut adalah gaya DISC yang dapat membantu mengenali gaya kepemimpinan kita:

 

Tips Bekerja Jarak Jauh Memimpin dengan Kepribadian DISC

 

Gaya kepemimpinan ini ditemukan oleh seorang psikolog William Marston, yang membedakan kepribadian seseorang ke dalam empat tipe. Dominant, Influential, Steady, dan Cautious.

Dalam ranah kepemimpinan, seseorang dengan kepribadian Dominant berfokus pada hasil dan tujuan. Menyukai tantangan untuk bekerja dan memimpin tim dari jarak jauh.

Namun terkadang tidak mudah sabar, suka berdebat untuk mempertahankan argumen, dan cenderung ingin melakukan banyak hal walaupun terkadang tidak tuntas.

Seseorang dengan gaya kepemimpinan Influential berfokus pada anggota tim, termotivasi oleh keterhubungan antar sesama, dan menghadapi tantangan dengan antusias dan optimis.

Ketika bekerja jarak jauh, terdapat beberapa kendala yang dihadapi seperti kekurangan interaksi sosial, ketidakaturan jika terganggu oleh aktivitas rumah, dan kekurangan pengakuan sosial.

Gaya kepemimpinan Steady memiliki kecenderungan untuk mempertahankan stabilitas lingkungan kerja. Seseorang dengan gaya kepemimpinan ini dikenal dengan kesabaran dan ketenangannya menghadapi sesuatu.

Hambatan yang dihadapi adalah ketika bekerja jarak jauh dapat merasa bekerja sendiri, kesulitan beradaptasi dan tidak merasa aman.

Seseorang dengan gaya kepemimpinan Cautious sering dikenal sebagai seseorang yang berfokus pada detail. Senang untuk berbagi kemampuan dan pengetahuan yang dimilikinya. Termotivasi oleh logika dan analisis objektif.

Namun, dalam bekerja jarak jauh, dapat mengorbankan hubungannya dengan pekerja agar dapat fokus dan cenderung lama dalam bekerja karena terlalu mempertimbangkan sesuatu.

Baca Juga: People Analytics dan Perannya dalam Pengembangan SDM

 

Tips Memimpin Jarak Jauh dengan Mengoptimalkan DISC

Gaya DISC ini tidak ada yang lebih baik salah satunya untuk diaplikasikan. Seluruh kepribadian ini memiliki keuntungan dan hambatan masing-masing.

Sebaiknya, kita mengenal terlebih dahulu gaya kepemimpinan kita tercerminkan oleh tipe kepribadian yang mana, kemudian mencari cara untuk mengatasi hambatannya.

Jika kita adalah seseorang dengan gaya kepemimpinan Dominance, sebaiknya kita memahami bahwa terdapat etika untuk berkomunikasi jarak jauh.

Misalnya dengan tidak hanya berbicara mengenai pekerjaan saja, agar menguatkan hubungan antara pemimpin dan anggota tim. Pastikan masukan dari setiap anggota tim didengarkan dan dipertimbangkan. Kemudian sering memastikan keadaan mereka.

Gaya kepribadian Influential memerlukan untuk berkomunikasi dengan anggota tim lebih dari pekerjaan, agar dapat menguatkan hubungan mereka.

Bantu para pekerja untuk tetap fokus pada pekerjaannya dengan mengingatkan mereka, atau menggunakan aplikasi dan lain-lain. Kemudian ketika berhasil mengerjakan sesuatu, berilah mereka apresiasi misalnya dengan melakukan syukuran dari jarak jauh atau mengirim e-mail apresiasi.

Untuk mengatasi hambatan yang dihadapi oleh seseorang dengan gaya kepribadian Steady, sebaiknya terus berupaya untuk berkolaborasi, misalnya menggunakan sebuah platform dan menggunakan fitur-fitur yang disediakannya.

Sediakan tenaga bantuan profesional dan emosional, serta sumber belajar seperti panduan kerja, agar tetap merasa aman dalam situasi yang berbeda.

Seseorang dengan kepribadian Cautious, dapat memberikan kejelasan ekspektasi output dari sebuah pekerjaan kepada timnya. Berhadapan dengan lingkungan baru tentu tidak mudah, dan bisa jadi memengaruhi hasil pekerjaan.

Namun, pemimpin dengan kepribadian seperti ini sebaiknya memastikan bahwa anggota tim tetaplah penting dan tetap mendengarkan serta menjawab pertanyaan-pertanyaan anggota tim.

Gaya kepemimpinan seseorang tidaklah sama. Tapi masing-masing orang memiliki keuntungan dan hambatannya. Dengan mengenali seperti apa gaya kepemimpinan yang kita miliki, kita dapat mengoptimalkan kinerja tim bahkan situasi seperti ini.

Bekerja dalam tim tidaklah mudah. Hal ini dikarenakan kita menyatukan beberapa orang dengan berbagai macam latar belakang. Oleh sebab itu kita sebaiknya memahami dengan siapa kita bekerja. Untuk memiliki pemahaman yang baik, kita dapat mempelajari berbagai macam pengetahuan seputar pekerjaan melalui ruangkerja. Akses sekarang juga!

[IDN] CTA Bawah Blog Ruangkerja Pelatihan Karyawan RGFB

Referensi:

Shriver, Sam. 2021. “Leveraging Personality Profiles to Lead Remote Workers” [online]. Link: https://trainingindustry.com/articles/professional-development/leveraging-personality-profiles-to-lead-remote-workers/

New Summit. ND. “Using DISC Principles to Promote Effective Leadership During Remote Working” [online]. Link: https://www.newsummitleadership.com/resources/Using-DISC-Principles-to-Promote-Effective-Leadership-During-Remote-Working_AE25.html

DiSC Profiles. 2020. “Tips (by DiSC style) for managers with remote teams” [online]. Link: https://www.discprofiles.com/blog/2020/03/disc-styles-manager-remote/#.YO_Iaz3is2w

Microsoft. 2019. “8 cara agar berhasil memimpin tenaga kerja jarak jauh” [online]. Link: https://www.microsoft.com/id-id/microsoft-365/business-insights-ideas/resources/successfully-lead-your-mobile-workforce

The Center for Leadership Studies. ND. “What Are the Four DiSC® Personality Types?” [online]. Link: https://situational.com/blog/what-are-the-four-disc-personality-types/

Muhammad Azka Rais