{"id":373,"date":"2021-05-24T10:10:45","date_gmt":"2021-05-24T10:10:45","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=373"},"modified":"2021-05-24T10:10:45","modified_gmt":"2021-05-24T10:10:45","slug":"tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning","title":{"rendered":"4 Tips Menyusun eLearning yang Efektif untuk Pembelajaran Blended Learning"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/header-blended-learning-ruangkerja.jpg\" alt=\"header-blended-learning-ruangkerja\" width=\"820\" loading=\"lazy\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<blockquote><p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\">Ingin menyusun elearning untuk blended learning di perusahaan Anda? Simak 4 tipsnya berikut ini. <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\">&#8212;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Blended learning<\/em> mungkin bukan istilah baru bagi Anda. Ini adalah gabungan dari pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring. Metode pembelajaran ini membuat aktivitas belajar tetap menghadirkan interaksi meskipun menggunakan teknologi. Ini bisa menjadi pilihan apabila perusahaan Anda belum terlalu yakin untuk menggunakan pembelajaran <em>online&nbsp;<\/em>sepenuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelatihan <em>online<\/em> dan pelatihan tatap muka memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Inilah yang mendasari terbentuknya <em>blended learning<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kekurangan pelatihan tatap muka adalah waktu dan tempat pelatihan yang tidak fleksibel serta berisiko mengganggu jam kerja. Tapi pelatihan tatap muka memungkinkan peserta untuk dapat bertanya dan langsung mendapat jawaban dari instruktur serta interaksi sosial yang lebih besar. Sebaliknya, pembelajaran <em>online<\/em> memang tidak terbatas waktu dan tempat. Tapi, <em>feedback<\/em> yang didapatkan mungkin dapat tertunda karena tidak bertatap muka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/metode-70\/20\/10-referensi-untuk-pelatihan-pengembangan-karyawan\"><strong><span>Metode 70\/20\/10, Referensi untuk Pelatihan &amp; Pengembangan Karyawan<\/span><\/strong><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Blended learning<\/em> membuat kelebihan dan kekurangan itu saling melengkapi. Menurut American Society and Training Development, ketika kembali bekerja, <strong>karyawan akan lupa 90% keterampilan yang mereka pelajari dari pelatihan<\/strong>. Menggunakan <em>blended learning<\/em> untuk pelatihan perusahaan dapat membuat karyawan tidak hanya mengingat konten, tapi juga mampu menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/5-kunci-mengembangkan%20-blended-learning-jared-m-carman.jpg\" alt=\"5-kunci-mengembangkan -blended-learning-jared-m-carman\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kenney dan Newcombe (2011) menjelaskan bahwa komposisi <em>blended learning<\/em> adalah <strong>30% tatap muka dan 70% pembelajaran materi secara <\/strong><strong><em>online.&nbsp;<\/em><\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">Ini berarti penyusunan pembelajaran <em>online<\/em> mempengaruhi pelatihan secara keseluruhan, untuk itu Anda harus menyusunnya sebaik mungkin. Karena pelatihan tatap muka hanya sebagai pelengkap.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/apa-itu-lms-dan-manfaatnya-bagi-peningkatan-produktivitas-karyawan\" rel=\"noopener\">Apa itu LMS dan Manfaatnya Bagi Peningkatan Produktivitas Karyawan<\/a><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; line-height: 1.5;\"><span style=\"color: #345679;\">4 tips membuat <em>elearning<\/em> yang efektif untuk metode <em>blended learning<\/em>:<\/span><span style=\"color: #345679;\"><\/span><span style=\"color: #345679;\"><\/span><\/h2>\n<h3 style=\"font-size: 16px; font-weight: bold; line-height: 1.5;\"><span style=\"color: #345679;\">1. Maksimalkan konten visual<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5;\">Blended learning terdiri dari 70% <em>elearning<\/em>. Karena itu, Anda harus membuat materi atau konten yang interaktif. Misalnya, kuis, <em>polling<\/em>, video tutorial, <em>audio review<\/em>, dan lainnya. Visual memiliki peran penting dalam pembelajaran <em>online<\/em>, <strong>otak manusia dapat memproses gambar 60000 kali lebih cepat daripada teks<\/strong>. Dan <span style=\"font-weight: bold;\">90% informasi dikirim ke otak dalam bentuk visual<\/span>. Selain itu, Anda dapat mendukung pemahaman karyawan tentang konsep atau materi yang sulit dipahami dengan bantuan visual.<\/p>\n<p style=\"text-align: center; padding-left: 40px;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/elearning-berbasis-vide.jpg\" alt=\"elearning-berbasis-vide\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Konten yang sering digunakan adalah video. Menurut Brandon Hall Group, 95% perusahaan menggunakan video untuk materi pelatihan.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #345679;\">2. Gamifikasi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dilansir dari Talent LMS, <strong>61% peserta merasa bosan saat menerima pelatihan<\/strong>. Agar pelatihan terasa menyenangkan dan lebih melibatkan peserta, Anda dapat memasukkan <a href=\"\/blog\/jadikan-karyawan-lebih-aktif-melalui-gamifikasi-di-pelatihan-online\" rel=\"noopener\">gamifikasi<\/a> di dalamnya. Bermain sambil belajar tentu akan terasa lebih menyenangkan bagi peserta. Bentuknya dapat berupa <em>challenges, leaderboard, scores, instant feedback, badges,<\/em> dan <em>competition<\/em>. <a href=\"\/blog\/gamifikasi-adalah\" rel=\"noopener\">Gamifikasi<\/a> dapat memacu peserta untuk semangat mengikuti pelatihan dan mencapai skor tertinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anda dapat membuat permainan dilakukan secara individu atau beregu. Permainan beregu dapat meningkatkan kolaborasi dan interaksi antar peserta dalam pelatihan.<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 16px; color: #345679;\">3. Materi yang komprehensif<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Blended learning<\/em> mendukung pembelajaran mandiri. Ini berarti peserta tidak didampingi instruktur ketika belajar. Untuk itu, Anda harus memberikan materi pelatihan yang lengkap dan mampu menjawab kebingungan peserta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anda dapat memberikan contoh-contoh sederhana dan berkaitan dengan pekerjaan sehari-hari. Agar peserta pelatihan menjadi lebih paham dan mengerti bagaimana mengaplikasikan materi pelatihan dalam kehidupan nyata.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #345679;\">4. Microlearning<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peserta pelatihan Anda adalah pekerja. Mereka memiliki banyak hal di kepala mereka untuk diingat dan diselesaikan. Jika Anda membuat materi pelatihan dalam bentuk yang panjang, tentu peserta akan sulit mengingat semua informasi yang masuk. Karena itu, Anda dapat menggunakan metode pencacahan materi. Pelatihan dilakukan dengan membagi materi menjadi beberapa bagian yang lebih kecil dan fokus. Penelitian yang dilakukan oleh ATD Research menjelaskan <strong>durasi maksimum <\/strong><strong><em>microlearning<\/em><\/strong><strong> adalah 13 menit<\/strong>.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center; padding-left: 40px;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/microlearning-ruangkerja.jfif\" alt=\"microlearning-ruangkerja\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Materinya tidak harus selalu berbentuk video, bisa juga gambar, ilustrasi, infografis, atau artikel. Pastikan Anda menyusun materinya secara ringkas namun tetap berkualitas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">ruangkerja menyediakan fitur-fitur yang dapat mendukung suksesnya pengembangan <em>blended learning<\/em> untuk pelatihan di perusahaan Anda. Karena ruangkerja dilengkapi dengan fitur-fitur sebagai berikut:<\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"1\"><strong><em>Rewards point<\/em><\/strong>, peserta dapat memperoleh poin yang dapat ditukarkan dengan hadiah sesuai keinginan perusahaan.&nbsp;<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><strong><em>Leaderboards<\/em><\/strong>, memicu peserta untuk menyelesaikan pelatihan dengan skor tinggi.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><strong><em>Collaboration<\/em><\/strong>, setiap peserta dapat berkolaborasi dengan peserta lainnya melalui forum diskusi.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Berbagai perusahaan telah bergabung dengan ruangkerja, kini giliran Anda!<span style=\"background-color: transparent;\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>Hagley, Amanda. 2019. \u2018Blended Learning is the Future of Corporate Training\u2019 [daring]. Tautan: https:\/\/goverb.com\/blended-learning-for-corporate-training\/ (Diakses pada: 21 Mei 2021)<\/p>\n<p>Hendarita, Yane. \u2018Model Pembelajaran Blended Learning dengan Media Blog\u2019 [daring]. Tautan: https:\/\/sibatik.kemdikbud.go.id\/inovatif\/assets\/file_upload\/pengantar\/pdf\/pengantar_3.pdf (Diakses pada: 21 Mei 2021)<span style=\"background-color: transparent;\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p>Morrisey, Amy. 2021. \u20184 Tips for Using eLearning in Blended Learning Experiences\u2019 [daring]. Tautan: https:\/\/trainingindustry.com\/articles\/e-learning\/4-tips-for-using-elearning-in-blended-learning-experiences\/ (Diakses pada: 20 Mei 2021)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":34,"featured_media":373,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/header-blended-learning-ruangkerja.jpg"]},"categories":[1],"tags":[10],"class_list":["post-373","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-tren"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>4 Tips Menyusun eLearning yang Efektif untuk Pembelajaran Blended Learning - Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"4 Tips Menyusun eLearning yang Efektif untuk Pembelajaran Blended Learning - Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-05-24T10:10:45+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning\",\"name\":\"4 Tips Menyusun eLearning yang Efektif untuk Pembelajaran Blended Learning - Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/header-blended-learning-ruangkerja.jpg\",\"datePublished\":\"2021-05-24T10:10:45+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#\/schema\/person\/2ffe4486d77f9a63bf60bd83ad03e23b\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/header-blended-learning-ruangkerja.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/header-blended-learning-ruangkerja.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"4 Tips Menyusun eLearning yang Efektif untuk Pembelajaran Blended Learning\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/\",\"name\":\"Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#\/schema\/person\/2ffe4486d77f9a63bf60bd83ad03e23b\",\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi Lianovanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"4 Tips Menyusun eLearning yang Efektif untuk Pembelajaran Blended Learning - Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"4 Tips Menyusun eLearning yang Efektif untuk Pembelajaran Blended Learning - Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja","og_url":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning","og_site_name":"Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja","article_published_time":"2021-05-24T10:10:45+00:00","author":"Devi Lianovanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Devi Lianovanda","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning","url":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning","name":"4 Tips Menyusun eLearning yang Efektif untuk Pembelajaran Blended Learning - Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/header-blended-learning-ruangkerja.jpg","datePublished":"2021-05-24T10:10:45+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#\/schema\/person\/2ffe4486d77f9a63bf60bd83ad03e23b"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/header-blended-learning-ruangkerja.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/header-blended-learning-ruangkerja.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/tips-menyusun-elearning-untuk-pembelajaran-blended-learning#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"4 Tips Menyusun eLearning yang Efektif untuk Pembelajaran Blended Learning"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/","name":"Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#\/schema\/person\/2ffe4486d77f9a63bf60bd83ad03e23b","name":"Devi Lianovanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi Lianovanda"},"url":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/373","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=373"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/373\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/373"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=373"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=373"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=373"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}