{"id":199,"date":"2026-03-09T00:30:09","date_gmt":"2026-03-08T17:30:09","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=199"},"modified":"2026-03-09T02:58:25","modified_gmt":"2026-03-08T19:58:25","slug":"berpikir-kritis-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah","title":{"rendered":"Mengasah Critical Thinking dan Manfaatnya Bagi Perusahaan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em><img decoding=\"async\" style=\"width: 800px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Cara%20Mengasah%20Kemampuan%20Berpikir%20Kritis%20dan%20Manfaatnya%20Bagi%20Perusahaan.jpg\" alt=\"berpikir kritis\" width=\"800\" \/><\/em><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><em>Melatih kemampuan berpikir kritis sama halnya mengasah banyak keterampilan bagi karyawan maupun perusahaan.<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-size: 16px;\">&#8212;<\/span><!--more--><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tak sedikit pemimpin perusahaan yang memiliki kesulitan dalam pengambilan keputusan. Mereka kurang mempunyai pemahaman terkait menentukan masalah mana yang mendesak. Hal tersebut berkaitan dengan dampak perkembangan perusahaan dan memungkinkan merugikan organisasinya. Oleh sebab itu, seorang pemimpin perlu memiliki kemampuan berpikir kritis (<em>critical thinking<\/em>).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Apa itu Berpikir Kritis (<em>Critical Thinking<\/em>)?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dikutip dari The Foundation for Critical Thinking, berpikir kritis adalah proses disiplin intelektual untuk secara aktif dan terampil mengonseptualisasikan, menerapkan, menganalisis, mensintesis, dan\/atau mengevaluasi informasi yang dikumpulkan dari, atau dihasilkan oleh, pengamatan, pengalaman, refleksi, penalaran, atau komunikasi, sebagai panduan untuk keyakinan dan tindakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada dasarnya, <strong>berpikir kritis menekankan pada seseorang yang memproses informasi secara sengaja dan sistematis sehingga Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik.<\/strong> Berpikir kritis\u00a0 mengharuskan Anda untuk menerapkan beragam alat intelektual untuk beragam informasi yang diperoleh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut filsuf Amerika Robert Ennis, berpikir kritis adalah penalaran mengenai keyakinan dan tindakan yang masuk akal dan berfokus pada memutuskan apa yang dipercayai atau yang dilakukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara umum, <strong>berpikir kritis merupakan kemampuan seseorang berpikir secara sistematis dan rasional sehingga mampu melakukan penilaian secara objektif.<\/strong> Tujuan dari berpikir kritis, yakni adanya pengembangan dan perbaikan diri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">8 Softskill yang terasah ketika mempelajari dan mengasah critical thinking<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti kebanyakan <em>softskill<\/em>, berpikir kritis bukanlah sesuatu yang bisa Anda ambil di kelas untuk dipelajari. Sebaliknya, <strong>keterampilan ini terdiri dari berbagai keterampilan interpersonal dan analitis.<\/strong> Mengembangkan pemikiran kritis lebih tentang belajar merangkul keterbukaan pikiran dan membawa pemikiran analitis ke proses pemecahan masalah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Cara%20Mengasah%20Kemampuan%20Berpikir%20Kritis%20dan%20Manfaatnya%20Bagi%20Perusahaan-01.jpg\" alt=\"berpikir kritis\" width=\"600\" \/><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">1. Berpikir analitis<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Berpikir analitis sama halnya dengan mengevaluasi data dan informasi yang diperoleh. Pemikiran analitis memungkinkan Anda untuk menemukan solusi dari masalah.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">2. Berpikiran terbuka<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Keterampilan berpikir kritis membantu Anda dalam memproses informasi hingga menemukan kesimpulan terbaik. Bagian dari proses berpikir kritis adalah tidak melibatkan pikiran bias pribadi sehingga objektif.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">3. Pemecahan masalah<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Berpikir kritis menekankan pada kesimpulan terbaik berdasarkan semua informasi yang tersedia. Proses tersebut merujuk pada kesimpulan untuk mencari solusi dari sebuah masalah.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">4. Pengaturan diri<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pengaturan diri mengacu pada kemampuan untuk mengatur pikiran dan mengesampingkan bias pribadi agar sampai pada kesimpulan terbaik. Untuk menjadi pemikir kritis yang efektif, Anda perlu mempertanyakan informasi yang Anda miliki dan keputusan yang Anda pilih.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">5. Observasi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Keterampilan observasi membantu pemikir kritis mencari hal-hal di luar nilai nominal. Untuk menjadi pemikir kritis, Anda perlu merangkul banyak sudut pandang untuk mengidentifikasi potensi masalah.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">6. Interpretasi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Kemampuan interpretasi ini turut membantu Anda untuk menghubungkan data dan informasi satu dengan lainnya. Proses ini membutuhkan kepekaan terhadap situasi yang terjadi.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">7. Evaluasi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Ketika mencoba menjawab pertanyaan sulit, tentu proses berpikir Anda akan terasah. Dalam proses tersebut dibutuhkan adanya keterampilan untuk menyimpulkan evaluasi berdasarkan data dan informasi terkumpul.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">8. Komunikasi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah membuat keputusan, hasil tersebut pastinya akan dibagikan ke banyak pihak. Proses penyampaian keputusan tersebut membutuhkan keterampilan komunikasi agar pesan dan solusi yang ingin disampaikan dapat sampai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga:\u00a0 <\/span><a href=\"\/blog\/design-thinking\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">Apa Itu Design Thinking? Ini Penerapan dan Manfaatnya Bagi Perusahaan<\/span><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Cara Sederhana Melatih Kemampuan Berpikir Kritis<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melatih kemampuan berpikir kritis memang tidak diajarkan secara langsung, padahal memiliki banyak manfaat untuk keseharian. Langkah sederhana mengasah kemampuan berpikir kritis yang efektif, yakni:<\/p>\n<ol>\n<li>Mempertanyakan asumsi<\/li>\n<li>Menalar sesuatu melalui logika<\/li>\n<li>Mendiversifikasi pemikiran atau perspektif.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengembangkan tiga kebiasaan pikiran utama ini dapat membantu Anda menjadi lebih baik dalam melatih berpikir kritis. Adapun proses berpikir kritis dalam keseharian meliputi:<\/p>\n<ol>\n<li>Identifikasi masalah<\/li>\n<li>Lakukan riset<\/li>\n<li>Tentukan relevansi data<\/li>\n<li>Ajukan beberapa pertanyaan yang memicu diskusi dan memunculkan pemecahan masalah<\/li>\n<li>Identifikasi pemecahan masalah<\/li>\n<li>Presentasikan solusi terpilih<\/li>\n<li>Analisis kesimpulan dan solusi yang diambil<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Selain berpikir kritis, terdapat berbagai macam kemampuan lain yang akan bermanfaat bagi perusahaan Anda. Anda dapat mengetahuinya dengan mengikuti pelatihan berbasis LMS ruangkerja berikut ini. Klik gambarnya untuk informasi lebih lanjut.<\/p>\n<p><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/bisnis\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/6c763aac-e3e5-48bf-be4a-7e5f5ec1d42f.jpeg\" alt=\"[IDN] CTA Tengah 2 Blog Ruangkerja Pelatihan Efektif RGFB\" width=\"820\" height=\"200\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 18pt;\">Manfaat Melatih Kemampuan Berpikir Kritis Bagi Perusahaan<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Melatih kemampuan berpikir kritis memiliki banyak manfaat bagi perusahaan. Apalagi bagi perkembangan perusahaan dengan beragam tantangan yang dihadapi. Adapun beberapa manfaat melatih kemampuan berpikir kritis bagi perusahaan antara lain:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">1. Memudahkan pemecahan masalah<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Penerapan <em>critical thinking<\/em> di kantor mampu mempermudah seseorang dalam bekerja. Contohnya kemampuan berpikir kritis bisa memudahkan seseorang dalam melakukan observasi terhadap masalah. Dengan demikian, Anda dan perusahaan bisa mengantisipasi segala sesuatu kemungkinan yang terjadi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">2. Meningkatkan kreativitas karyawan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>Critical thinking<\/em> bisa meningkatkan kreativitas seseorang. Pasalnya, kemampuan berpikir kritis bisa mempermudah dalam menganalisis suatu hal. Dalam proses tersebut muncul adanya ide-ide baru yang turut mengembangkan kreativitas dari seseorang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anda bisa membaca lebih lanjut mengenai cara menjadi karyawan yang kreatif di artikel <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/menjadi-karyawan-yang-kreatif\">Penting Bagi Perusahaan, Ini Cara Menjadi Karyawan yang Kreatif<\/a><\/strong>, ya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">3. Melatih adaptasi dan cepat tanggap bagi karyawan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Perkembangan dunia kerja yang cepat diiringi dengan tantangan era VUCA membuat perusahaan harus berinvestasi pada sumberdaya manusia. Kompetensi seseorang dalam dunia kerja jadi aset untuk mengembangkan perusahaan lebih baik. Dengan melatih kemampuan berpikir kritis, tentunya keterampilan karyawan untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman terus terasah. Oleh sebab itu, perusahaan akan memiliki strategi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga<\/strong><span style=\"font-weight: bold;\">:<\/span> <a href=\"\/blog\/memahami-strategi-kepemimpinan-dalam-bisnis-era-vuca\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">Memahami Strategi Kepemimpinan dalam Bisnis di Era VUCA<\/span><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 14pt; color: #000000;\">4. Meningkatkan kinerja dan kepuasan terhadap pemimpin<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Khusus bagi manajerial, kemampuan berpikir kritis ini dapat menunjang keterampilan pemimpin. Berpikir kritis melatih pemimpin untuk selalu tanggap dalam segala situasi yang dihadapi di perusahaan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">5. Membentuk tim yang solid<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Melatih <em>critical thinking<\/em> sama halnya membangun kerjasama dan suasana diskusi di kantor. Akan ada momen bertukar pikiran dan pendapat terhadap permasalahan yang ada. Dengan begitu, hubungan antarkaryawan semakin erat dan solid.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">6. Efisiensi waktu<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Kemampuan berpikir kritis menguntungkan dari segi waktu. Pasalnya, cara berpikir kritis ini melatih karyawan untuk berpikir cepat dan tepat. Mereka mampu mengidentifikasi masalah dan menemukan solusi dengan tepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 18pt;\">Contoh Berpikir Kritis<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Berikut contoh berpikir kritis dalam kehidupan sehari-hari yang sering dijumpai, antara lain:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">1. Mampu berpikir secara praktis dalam menghadapi permasalahan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Masalah silih berganti dan kerap ditemui dalam keseharian. Jika menemukan masalah, Anda akan berusaha berpikir menemukan cara untuk mengatasinya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px; font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">2. Mampu memprediksi kemungkinan risiko-risiko yang muncul<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Orang berpikir kritis akan bisa memprediksi kemungkinan yang akan terjadi. Hal ini dilakukan setelah melakukan proses panjang berpikir kritis. Misalnya ketika mengambil sebuah keputusan, seseorang akan bisa memprediksi dampak apa yang akan terjadi dari sebuah keputusan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/manajemen-risiko-dalam-bisnis\">Pentingnya Memahami Manajemen Risiko dalam Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px; font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">3. Mempresentasikan sebuah gagasan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Melakukan presentasi adalah salah satu contoh berpikir kritis. Dalam presentasi tersebut seseorang akan menyampaikan materi atau gagasan di hadapan publik. Saat presentasi, seseorang akan diketahui proses berpikirnya, cara berkreasi, dan kepiawaian dalam berkomunikasi atau berbicara di depan umum.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px; font-weight: bold; text-align: justify; line-height: 1.5;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">4. Seorang profesional atau konsultan menganalisis data yang diperoleh kemudian dijadikan sebuah rekomendasi kebijakan.<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Semua profesi memerlukan kemampuan berpikir kritis untuk menunjang proses bekerja. Misalnya dokter sebelum mengeluarkan diagnosis akan melakukan analisis yang didasrkan pada data-data seperti hasil lab, rekam medis, gejala yang dialami pasien, dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagaimana pendapat Anda setelah membaca mengenai<em> critical thinking<\/em>? Apakah Anda sudah menerapkannya dalam pekerjaan, atau masih butuh stimulasi agar penerapannya bisa maksimal?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika ingin merencanakan bisnis dengan mumpuni, tak perlu khawatir. Kini RuangKerja telah memiliki pelatihan yang mendukung proses terjadinya<em> critical thinking<\/em> bagi karyawan di perusahaan Anda. Karena RuangKerja dilengkapi dengan fitur-fitur berikut:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Rewards point<\/strong>, peserta dapat memperoleh poin yang dapat ditukarkan dengan hadiah sesuai keinginan perusahaan.<\/li>\n<li><strong> Leaderboards<\/strong>, memicu peserta untuk menyelesaikan pelatihan dengan skor tinggi.<\/li>\n<li><strong>Collaboration<\/strong>, setiap peserta dapat berkolaborasi dengan peserta lainnya melalui forum diskusi.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berbagai perusahaan telah bergabung dengan RuangKerja, kini giliran Anda! Tunggu apalagi?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/bisnis\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/6c763aac-e3e5-48bf-be4a-7e5f5ec1d42f.jpeg\" alt=\"[IDN] CTA Tengah 2 Blog Ruangkerja Pelatihan Efektif RGFB\" width=\"820\" height=\"200\" \/><\/a><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Referensi<\/span>:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Patterson, Ransom. 2020. 7 Ways to Improve Your Critical Thinking Skills [online]. Link: https:\/\/collegeinfogeek.com\/improve-critical-thinking-skills\/ (Accessed: 2 Mei 2022)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Indeed Editorial Team. 2021. 6 Ways to Improve Critical Thinking at Work [online]. Link: https:\/\/www.indeed.com\/career-advice\/career-development\/how-to-improve-critical-thinking (Accessed: 2 Mei 2022)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Marone, Mark. 2021. Critical Thinking: An Essential Skill for 2021 [online]. Link: https:\/\/trainingindustry.com\/articles\/leadership\/critical-thinking-an-essential-skill-for-2021\/ (Accessed: 2 Mei 2022)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Martins, Julia. 2021. How to build your critical thinking skills in 7 steps (with examples) [online]. Link: https:\/\/asana.com\/resources\/critical-thinking-skills (Accessed: 2 Mei 2022)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bouygues. Helen Lee. 2019. 3 Simple Habits to Improve Your Critical Thinking [online]. Link:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">https:\/\/hbr.org\/2019\/05\/3-simple-habits-to-improve-your-critical-thinking (Accessed: 2 Mei 2022)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Melatih kemampuan berpikir kritis sama halnya mengasah banyak keterampilan bagi karyawan maupun perusahaan. &#8212;<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":199,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Cara%20Mengasah%20Kemampuan%20Berpikir%20Kritis%20dan%20Manfaatnya%20Bagi%20Perusahaan.jpg"],"_edit_lock":["1773000666:1"],"_yoast_wpseo_focuskw":["critical thinking"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Dalam dunia perusahaan, soft skill sama pentingnya dengan hard skill. Salah satu soft skill tersebut adalah critical thinking. Simak penjelasan berikut ini!"],"_yoast_wpseo_linkdex":["82"],"_yoast_wpseo_content_score":["90"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["7"],"_edit_last":["1"],"_wp_old_date":["2022-06-27"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Dalam dunia perusahaan, soft skill sama pentingnya dengan hard skill. Salah satu soft skill tersebut adalah critical thinking Simak penjelasan berikut ini!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_yoast_wpseo_primary_category":[""]},"categories":[1],"tags":[7],"class_list":["post-199","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-sdm"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengasah Critical Thinking dan Manfaatnya Bagi Perusahaan - Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam dunia perusahaan, soft skill sama pentingnya dengan hard skill. Salah satu soft skill tersebut adalah critical thinking. Simak penjelasan berikut ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengasah Critical Thinking dan Manfaatnya Bagi Perusahaan - Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam dunia perusahaan, soft skill sama pentingnya dengan hard skill. Salah satu soft skill tersebut adalah critical thinking. Simak penjelasan berikut ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-08T17:30:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-08T19:58:25+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Vindiasari Yunizha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Vindiasari Yunizha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah\",\"name\":\"Mengasah Critical Thinking dan Manfaatnya Bagi Perusahaan - Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Cara%20Mengasah%20Kemampuan%20Berpikir%20Kritis%20dan%20Manfaatnya%20Bagi%20Perusahaan.jpg\",\"datePublished\":\"2026-03-08T17:30:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-08T19:58:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#\/schema\/person\/a57a4e9e45f8f015ce03160e43a2f36d\"},\"description\":\"Dalam dunia perusahaan, soft skill sama pentingnya dengan hard skill. Salah satu soft skill tersebut adalah critical thinking. Simak penjelasan berikut ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Cara%20Mengasah%20Kemampuan%20Berpikir%20Kritis%20dan%20Manfaatnya%20Bagi%20Perusahaan.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Cara%20Mengasah%20Kemampuan%20Berpikir%20Kritis%20dan%20Manfaatnya%20Bagi%20Perusahaan.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengasah Critical Thinking dan Manfaatnya Bagi Perusahaan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/\",\"name\":\"Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#\/schema\/person\/a57a4e9e45f8f015ce03160e43a2f36d\",\"name\":\"Vindiasari Yunizha\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Vindiasari Yunizha\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/author\/vindiasari-yunizha\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengasah Critical Thinking dan Manfaatnya Bagi Perusahaan - Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja","description":"Dalam dunia perusahaan, soft skill sama pentingnya dengan hard skill. Salah satu soft skill tersebut adalah critical thinking. Simak penjelasan berikut ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengasah Critical Thinking dan Manfaatnya Bagi Perusahaan - Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja","og_description":"Dalam dunia perusahaan, soft skill sama pentingnya dengan hard skill. Salah satu soft skill tersebut adalah critical thinking. Simak penjelasan berikut ini!","og_url":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah","og_site_name":"Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja","article_published_time":"2026-03-08T17:30:09+00:00","article_modified_time":"2026-03-08T19:58:25+00:00","author":"Vindiasari Yunizha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Vindiasari Yunizha","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah","url":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah","name":"Mengasah Critical Thinking dan Manfaatnya Bagi Perusahaan - Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Cara%20Mengasah%20Kemampuan%20Berpikir%20Kritis%20dan%20Manfaatnya%20Bagi%20Perusahaan.jpg","datePublished":"2026-03-08T17:30:09+00:00","dateModified":"2026-03-08T19:58:25+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#\/schema\/person\/a57a4e9e45f8f015ce03160e43a2f36d"},"description":"Dalam dunia perusahaan, soft skill sama pentingnya dengan hard skill. Salah satu soft skill tersebut adalah critical thinking. Simak penjelasan berikut ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Cara%20Mengasah%20Kemampuan%20Berpikir%20Kritis%20dan%20Manfaatnya%20Bagi%20Perusahaan.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Cara%20Mengasah%20Kemampuan%20Berpikir%20Kritis%20dan%20Manfaatnya%20Bagi%20Perusahaan.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/berpikir-kritis-adalah#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengasah Critical Thinking dan Manfaatnya Bagi Perusahaan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/","name":"Informasi Seputar Dunia Kerja | Blog Ruangkerja","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#\/schema\/person\/a57a4e9e45f8f015ce03160e43a2f36d","name":"Vindiasari Yunizha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Vindiasari Yunizha"},"url":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/author\/vindiasari-yunizha"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=199"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2244,"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199\/revisions\/2244"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=199"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=199"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangkerja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=199"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}